بسم الله الرحمن الرحيمnama : Adinda Adilla Putri (2)
kelas : X IPA 11
ujian : PPKn
hari / tanggal : Senin, 24 mei 2021
Paket B
1. Identifikasi peran serta kalian sebagai warga negara dalam implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sehari-hari, baik dilingkungan sekolah, rumah maupun masyarakat?
🗨️ 1. peran serta kita sebagai warga negara dalam implementasi wawasan Nusantara yaitu :
* Mendukung persatuan bangsa.
* Berkemanusiaan yang adil dan beradab.
* Mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan individu atau golongan.
* Menciptakan kerukunan umat beragama.
* Memiliki informasi dan perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat.
* Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan.
* Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.
* Mengubah budaya negatif yang dapat menciptakan perselisihan.
* Mengembangkan kehidupan masyarakat menuju ke arah yang lebih baik.
* Memelihara nilai-nilai positif (hidup rukun, gotong-royong, dll) dalam masyarakat.
* Mendukung upaya untuk mewujudkan suatu keadilan sosial dalam masyarakat.
* Mempunyai kemampuan berfikir, bersikap rasional, dan dinamis, berpandangan luas sebagai intelektual.
* Mempunyai wawasan kesadaran berbangsa dan bernegara untuk membela negara yang dilandasi oleh rasa cinta tanah air.
* Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
* Memanfaatkan secara aktif ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, berbangsa dan bernegara.
* Mewujudkan kepentingan nasional.
* Memelihara dan memperbaiki demokrasi.
* Mengembangkan IPTEK yang dilandasi iman dan takwa.
2. Berikan contoh perilaku yang menunjukkan komitmen kita terhadap NKRI?
🗨️ 1. Senantiasa Meningkatkan Sikap Toleransi
2. Mendahulukan Kepentingan Umum
3. Memperluas Pergaulan
4. Menggunakan Atribut Persatuan Indonesia
5. Tidak Melakukan Diskriminasi dalam Pergaulan
6. Menjaga keamanan wilayah negaranya dari ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam negeri.
7. Menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.
8. Mengolah kekayaan alam dengan menjaga ekosistem guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.
9. Rajin belajar guna menguasai ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin untuk diabdikan kepada negara.
3. Identifikasikanlah tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dalam menjaga Integrasi Nasional baik dalam Eksternal dan Internal, masing-masing 5 tantangan?
🗨️ Tantangan Internal
Tantangan internal adalah segala bentuk gangguan dari dalam negeri yang dapat menggoyahkan kesatuan dan persatuan NKRI. Gangguan-gangguan tersebut dapat menghambat pembangunan nasional dan mengancam keutuhan negara. Berikut ini adalah sejumlah tantangan internal yang dimiliki bangsa Indonesia:
* Keanekaragaman Bangsa
* Kesenjangan Sosial dan Ekonomi di Masyarakat
* Separatisme
* Radikalisme
Tantangan Eksternal
Tantangan eksternal adalah segala bentuk gangguan dari luar negeri yang dapat menggoyahkan kesatuan dan persatuan NKRI. Berikut ini adalah sejumlah contoh tantangan eksternal yang dihadapi Indonesia:
* Globalisasi
* Intervensi Asing
* Jaringan Narkoba Internasional
* Ancaman sosial budaya. Ancaman sosial budaya yang datang dari negara lain misalnya propaganda, peredaran narkoba, film prono, dan lain-lain
* Ancaman Pertahanan, misalnya pelanggaran wilayah perairan oleh negara lain, kejahatan internasional, terorirsme, dan lain-lain
* Perebutan kebudayaan Indonesia, misalnya kebudayaan bangsa Indonesia yang diklaim sebagai millik negara tetangga
4. Coba anda berikan suatu contoh kasus mengenai sikap masyarakat yang bisa menimbulkan disintegrasi nasional?
🗨️ * Terjadi maraknya terhadap penyebaran ideologi yang ada selain daripada Pancasila. Contoh bentuknya adalah gerakan g30s/PKI
* Terjadinya sebuah ketimpangan yang terjadi di bidang demografi. Contohnya adalah: terdapatnya sebuah daerah yang memiiki sebuah tingkat kepadatan penduduk yang dimana tinggi dan juga ada daerah yang dimana berlawanan.
* Demonstrasi 98, Pada saat itu pemerintah Orde Baru dibrontak oleh semua lapisan masyarakat Indonesia, terutama mahasiswa. Kondisi tersebut dikarenakan , pemerintah Orba sangat otoriter, sehingga banyak sekali kejadian yang tidak dapat diketahui publik. Praktek Korupsi, kolusi, dan nepotisme menjalar di semua tingkat pemerintahan. Pembangunan sangat tersentralistik, sehingga terjadi krisis ekonomi (moneter) pada tahun tersebut.
Puluhan BUMN terjual guna membayar hutang negara yang semakin tinggi. Banyak aktivis demokrasi yang diculik dan dihilangkan, dan beberapa kasus pelanggaran HAM lainnya.
* Peperangan Antar Agama di Papua, kejadian peperangan tersebut banyak disebabkan karena kurangnya rasa toleransi yang dimiliki oleh penduduk Papua.
* Gerakan Aceh Merdeka, gerakan ini bertujuan untuk memisahkan diri dari Indonesia dan menjadi negara yang menerapkan syareat Islam.
* Terjadinya sebuah kesenjangan akan kekayaan alam yang terdapat di sebuah daerah. Contoh: keinginannya OPM untuk dapat merdeka dari Indonesia dikarenakan tidak mendapatkan perhatian dan kekayaan alamnya di daerah Papua selalu diambil tapi tidak dirasakan oleh OPM itu sendiri.
* Terjadinya sebuah iklim politik yang dimana kurang sehat. Contoh: Pesta pemilihan umum pada tahun 2014 dan tahun 2019.
* Terjadinya sebuah kelambatan akan kemajuan ekonomi. Contoh: Daerah Papua yang ingin merdeka karena tingkat kemajuan ekonomi yang sangat rendah.
* Terjadinya penurunan terhadap tingkat toleransi yang terjadi di masyarakat. Contoh: Saat ini mulai sering terjadinya diskriminasi terhadap agama yang ada di Indonesia. Seperti kasus peledakan geraja pada saat hari minggu dan kasus pembakaran masjid.
5. “Saat ini terdapat sebagian orang yang cenderung bergaya hidup mewah dan bersikap konsumtif. Mereka merasa bahwa dengan memakai barang mewah dan mahal akan dapat meningkatkan standar dan gaya hidupnya, hal ini merupakan suatu faktor ancaman dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.”
Dalam teks di atas bagaimana pandangan anda menanggapi kasus diatas jika kita kaitkan dengan ancaman NKRI?
🗨️ bersikap konsumtif atau hedonisme merupakan suatu ancaman bagi NKRI karena banyak nya terjadi ketimpangan di masyarakat, tidak semua masyarakat memiliki akses terhadap sumber daya dan peluang ekonomi, jika kebiasaan konsumtif ini terus berlanjut, masyarakat yang miskin akan tersisihkan, akan banyak masyarakat yang mati kelaparan, jika seorang individu tersisih dari suatu aktivitas yang normal dilakukan banyak orang, maka kebutuhan dasarnya akan rasa memiliki atau menjadi bagian dari suatu kelompok sosial menjadi tidak terpenuhi. Warga masyarakat yang tersisih dari berbagai aktivitas konsumsi yang telah menjadi norma hidup yang baru rentan mendapat predikat sebagai warga kelas dua dan mengakibatkan ketimpangan berlapis. Oleh karena itu, maka ketimpangan berlapis harus dipetakan dan diminimalisir mulai dari bentuknya yang paling ekstrim. Menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat miskin, membangun infrastruktur di daerah-daerah terpencil, dan memperluas akses pelayanan publik bagi masyarakat yang tinggal di pelosok adalah langkah-langkah awal yang bisa ditempuh.